days 35.

1166 Kata

Cara Kerja Waktu Axton setengah berlutut di pemakaman Wella, satu tangannya memegang sebuket mawar merah. Sendu ia memandang nisan yang bertuliskan nama serta tanggal wafat Ibunya. “Apa yang harus kulakukan Mom? Aku sudah berbuat banyak kesalahan dengannya,” gumam Axton, mencurahkan rasa frustrasinya namun hanya dibalas oleh kesunyian di siang hari. “Milly… gadis yang kukenalkan padamu… ia adalah Eve, Mom.” Axton lalu meletakkan sebuket bunga mawar di dekat nisan Wella. “Sekarang, ia sangat membenciku.” Lagi-lagi sunyi. Namun hembusan angin mulai menerpa rambut Axton. Menelan ludah kasar, Axton kembali berbicara pada makam Wella, suaranya berbisik lirih. “Maafkan aku Mom. Jika saja, aku tidak terlambat menolongmu, kau takkan berada di sini. Aku sangat menyayangimu Mom. Selalu.” Sete

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN