“Hai … kenalkan namaku, Caroline. Kamu bisa memanggilku Carol.” Wanita itu mengulurkan tangannya kepada Cora yang tengah menikmati burger-nya. “Namaku, Cora Dianthe. Panggil Cora aja.” Cora menyambut uluran tangan Carol dan tersenyum lebar. “Apa kamu pemandu wisatanya?” Carol berbisik pelan ke telinga Cora. Cora terkekeh pelan. “Ini adalah kunjungan pertamaku ke Paris.” “Oh ya?” tampak keterkejutan pada wajah Carol, “Maaf … aku pikir kamu seorang pemandu wisata,” ia melanjutkan perkataannya sembari terkekeh pelan. “Banyak yang bilang kalau aku cocok jadi pemandu wisata.” “Penjelasanmu kepada kami tentang kota Paris ini terdengar sangat menarik, sehingga aku berpikir kalau kamu adalah seorang pemandu wisata.” Carol tersenyum lebar. “Mama dan Papaku menikah di kota ini. Mereka bulan

