Cora menatap intens wajah Tony yang sedang sibuk membolak-balik dokumen di hadapannya. Sudah dua minggu ini, ia selalu ikut ke manapun Tony pergi. Bahkan ia selalu ikut Tony untuk bekerja di kantor dan ia juga ikut saat Tony harus keluar kantor untuk bertemu dengan rekan bisnisnya. Ia selalu menunggu Tony di tempat terdekat saat Tony harus bertemu dengan rekan bisnisnya di luar kantor. Ia tidak ingin sedikit pun waktunya itu dilewatkannya tanpa Tony disampingnya. “Kamu ganteng banget deh suamiku tercinta.” Cora tersenyum manis. Senyuman Tony mengembang saat mendengarkan perkataan istrinya itu. “Dalam seminggu ini kamu selalu ngegombalin suami kamu sendiri lho, istriku tercinta.” Tony mengalihkan pandangannya ke arah Cora. “Itu bukan gombal … boleh dicium nggak?” Cora bertanya dengan nad

