Cora berjalan menuju dapur rumah, ia menghela napas panjang saat melihat isi kulkas yang kosong melompong. Semua pekerja di rumahnya meminta izin pulang kampong. Tony tidak mengizinkan kedua asisten rumah tangga mereka kembali, tetapi tidak bisa menolak keinginan Inem yang ingin pulang. Anak wanita paruh baya itu mengalami kecelakaan, membuatnya tidak tega untuk menahan Inem dan Nur. Gadis muda itu harus pulang mengikuti Inem karena anaknya Inem itu adalah calon suami Nur. Mereka pergi meninggalkan rumah mewah, meninggalkan Surya dan James. “Tampaknya kita harus belanja sayang.” Tony memeluk tubuh Cora dari belakang dan mengecup puncak kepala istrinya itu. “Ok.” Cora melepaskan pelukkan Tony dan membalikkan tubuhnya untuk berhadapan dengan Tony, ia tersenyum lebar dan hendak pergi mening

