“Cora yang sekarang berbeda dengan Cora yang dulu, aku akan belajar memasak. Aku akan membuatmu jatuh cinta dengan masakanku.” Cora tersenyum lebar sehingga memperlihatkan susunan giginya yang putih dan rapi. “Aku sudah jatuh cinta padamu semenjak pertama kali kita bertemu, jika kamu bisa memasak mungkin aku tidak akan pernah membeli makanan di luar lagi.” Tony mengedipkan sebelah matanya ke arah Cora, Cora terkekeh melihat suaminya yang terlihat sabar itu. Di dalam hati, ia berulangkali mengucap syukur. “Bisa ceritakan bagaimana kisah kita dulu?” “Tentu saja bisa ….” Tony tersenyum manis, “Dulu kamu adalah seorang primadona di kampus. Kamu dingin terhadap semua orang dan itu membuat mereka mengiramu sebagai orang yang sombong. Tapi saat mereka mengenalmu, maka mereka akan menyesal kare

