“Melamun mulu.” Dara menepuk pundak Cora dan membuat wanita itu mengangkat wajahnya untuk melihat orang yang menepuk pundaknya itu. “Dara .…” Cora menyebutkan nama sahabatnya itu, ia mengerutkan keningnya saat memperhatikan penampilan sahabatnya yang bernama Dara itu, “Kamu tuh bukannya mau ketemu lelaki tampan, nggak perlu dandan menor begitu dan membuatku menunggumu satu jam di sini.” Cora mendengus kesal dan menatap tajam ke arah Dara yang terlihat sangat cantik dengan dress ketat berwarna hitam dan make up yang tebal seakan ia akan menghadiri sebuah acara pesta. “Maaf, bebs … aku baru pulang dari sebuah showroom mobil, aku mau beli mobil ferari 458 seperti mobilmu yang dulu.” Dara tersenyum lebar dan menarik bangku kosong di hadapan Cora. “Please deh … harus banget ya, mau ke showr

