Manaka begitu depresi, dia bahkan tidak berani pergi menjenguk Aaron. Dia berpikir kalau dia bukan lagi menyusahkan, tapi juga sudah membahayakan Aaron hanya karena kekeraskepalaannya. Janji yang seenaknya dia buat, bahkan tak bisa dia tepati sendiri. Hanya bisa bergantung pada Aaron untuk menepatinya. Memang benar, tak ada seorang pun yang menyalahkan Manaka atas apa yang terjadi pada Aaron. Mereka tahu, kalau kesombongan Aaron yang membawanya celaka. Namun, Manaka tetap merasa bersalah. Dia mengurung diri di rumahnya, tidak mau keluar tidak peduli apa pun yang Atsusi katakan. Abang Manaka itu jadi sibuk sendiri, gara-gara apa yang mereka lakukan itu terlalu menarik perhatian dan butuh usaha ekstra untuk menyelesaikannya di depan publik. Dan sekarang, bukan hanya kekesalan ayahnya yang

