Bagian 29 "Del, apa kamu serius dengan ucapanmu tadi?" Mas Rian tiba-tiba bertanya saat kami sedang dalam perjalanan menuju butik. "Ucapanku yang mana, Mas?" Aku bertanya sambil mengernyitkan kening, tidak mengerti dengan pertanyaan yang ia maksud. "Tadi di depan suamimu, kamu bilang bahwa Mas adalah calon suamimu. Kamu serius?" tanyanya lagi. Jadi itu maksud Mas Rian. Semoga saja ia tidak berpikiran lain soal itu. "Adel bicara seperti itu agar Mas Farid tidak mengganggu Adel lagi, Mas. Adel merasa keberatan dan tidak suka diganggu." "Oh, kirain kamu serius." "Kamu kenapa, Rian? Kok' kelihatannya kecewa begitu. Kamu suka sama Adel ya?" tanya Bu Sari, membuat Mas Rian mendadak menginjak rem mobilnya. Aku dan Mama yang duduk di kursi belakang pun tidak kalah terkejutnya, saat mobil

