"Kau mau pergi ke mana, Cantik?" tanya salah satu dari mereka sambil menyentuh dagu Hande. Hande berusaha menghindar, tetapi tetap saja dagunya masih bisa disentuh oleh pria itu. "Apa yang kau lakukan, b******n?" geram Hande. "Waow! Ternyata si cantik ini terlihat lebih menggoda kalau sedang marah. Jadi tidak sabar ingin memakannya hidup-hidup," ujar pria itu senang. Ia mengedip-ngedipkan matanya menggoda sambil melumat bibirnya. "Pasti akan sangat menyenangkan, jika aku bisa merasakan tubuh indah wanita cantik sepertimu," ujar pria satu lagi. Manik mata Hande bergerak ke sana kemari. Terlihat begitu jelas bahwa wanita itu sedang panik. "Kau ke sini sendirian bukan? Bagaimana kalau kau ikut bersama kami dan bersenang-senang?" tanya pria itu. Manik matanya menelusuri setiap lekuk tubuh

