Aqiqah

1647 Kata

Sesuai apa yang Arnaf katakan sebelumnya, tepat setelah 4 hari kepulangan Alina dan putra kecilnya dari rumah sakit, Arnaf menyiapkan segala keperluan untuk mengadakan akikah untuk sang buah hati. Sekaligus mengumumkan pada semua siapa nama putra mereka. Seperti saat ini, Alina hanya duduk-duduk santai dibalkon kamar dengan Adnan digendongannya. Bayi kecil itu asik meremas-remas jilbab yang dikenakan sang Umma. "Kenapa sayang?" Adnan hanya menggeliatkan badannya dan detik itu juga langsung menangis dengan keras. Jika sudah menangis seperti ini, Adnan pasti akan menginginkan s**u. Bayi kecilnya jika haus akan seperti ini, dan akan Alina ingat. Alina segera masuk dan menutup pintu balkon. Ibu muda itu mengambil posisi yang pas untuk menyusui sang anak. Jika dilihat-lihat, semenjak adany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN