Hati yang tersakiti

1004 Kata

Pagi harinya, Alina benar-benar tidak masuk sekolah dengan alasan tubuh yang kurang enak. Ia pikir ia akan membolos sendiri, tapi tak disangka Arnaf juga ikut-ikutan tidak masuk sekolah. Dan pagi ini, mereka mendapatkan interogasi an dari Fandi, Daddy-nya Alina. Fandi ingin mereka menceritakan apa yang terjadi, sehingga menyebabkan Alina marah semalam. Rasanya, Arnaf sangat tidak ingin untuk menceritakannya begitupun dengan Alina. Tapi mau bagaimana lagi, akhirnya Arnaf menceritakan semuanya tanpa ada yang terlewat. Respon Fandi cukup bagus dan tidak mengecewakan, sama halnya dengan Alina. Fandi berpikir apa yang telah dilakukan putrinya benar adanya. Bukan untuk membela atau apapun itu. "Kalian mau pulang sekarang?" tanya Tiana yang baru kembali dari dapur. "Iya bunda. Rencananya, ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN