Hubungan

832 Kata

Pagi harinya, Alina berangkat sekolah sendiri dengan menggunakan mobil milik Arnaf. Sedangkan Arnaf masih bergelung dengan selimut tebalnya. Karena Alina beralasan membantu Kanaya mengerjakan tugas jadinya Arnaf mengizinkan. Dan sekarang ini, mobil yang dikendarai Alina memasuki parkiran sekolah. Dengan santai Alina keluar dan berjalan menuju kelasnya. Namun baru beberapa langkah, suara yang sangat familiar ditelinga nya terdengar. "Alina." Berusaha mengabaikan, Alina terus berjalan dan mempercepat langkahnya. Tapi lagi-lagi suara itu membuatnya mau tak mau harus berhenti. "Udah jadi nyonya Malik ya lo, enak banget. Gak nyangka aja, Arnaf sama lo bisa terikat dalam hubungan bernamakan pernikahan. Padahal dulunya Arnaf itu orang yang nentang keras taruhan yang gue buat." ucap Vano. Ya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN