Part 20: Maaf

847 Kata

"Eh- Caca sayang udah datang." Ucap Adel riang ketika Caca baru menginjakkan kakinya kekelas. "Emang kenapa?" Tanya Caca "Gak apa apa sih dek." Jawab Adel "Dek? Sejak kapan lo manggil gue dengan embel embel dek?" Tanya Caca "Tau nih." Ucap Shaffa yang berada dibelakang Caca "Iya. Adek ipar maksud gue." Ujar Adel "Idihh.. Masih calon woi! Ingat! Itu juga belum tentu jadi." Ujar Caca "Tega amat elah. Nusuk banget tau gak." Ucap Adel dengan muka dilebay lebaykan. "Makin jijik gue lihat lo." Ujar Caca "Tega." Ucap Adel sambil senyum senyum "Lo kenapa sih? Kayaknya bahagia banget?" Tanya Shaffa "Iyalah bahagia. Gue ntar malam mau dinner bareng Devin." Jawab Adel "Iya deh yang bahagia." Ujar Caca "Eh- Ca. Tadi Al bareng Claudia lagi loh." Ujar Adel "Tau." Ucap Caca "Jadi lo kapan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN