Mobil Matheo terparkir di tempat yang nyaris sama dengan sebelumnya. Waktu telah mendekat pada pergantian hari dalam hitungan beberapa menit lagi. Namun, kota Berlin tidak lah pernah sepi. Gemerlap kota terus menadankan jika jantung kota selalu berdetak. Kota yang tak pernah tidur. Cuaca malam yang cukup dingin menjelang pergantian musim. Matheo melangkah keluar dari dalam mobil dan berjalan dengan tegap memasuki lobi Hotel Adlon Kempinski. Seorang penjaga pintu yang ramah menyapa Matheo, “Selamat malam, Sir.” Matheo hanya membalas dengan anggukan kepala dan tetap melangkah. Suasana hotel yang terdengar hening dengan alunan musik jazz yang diputar dengan menggunakan pengeras suara. Lampu-lampu indah lobi telah bercahaya. Beberapa tamu terlihat duduk santai dilobi, berbincang dengan dis

