Sudah hampir tiga hari Bella menginap di kediaman rumah Gandi. Setiap harinya ia habiskan waktu bermain bersama Dea, putri Gandi dan Rena yang hampir berusia empat tahun. Pun begitu dengan sore ini Bella tengah duduk bersama, Dea di lantai dua. Menunggu Gandi pulang, karena setiap pulang kerja pria itu akan selalu menemui Dea. Sambil menyelam minum air, Bella menggunakan kesempatan itu untuk bertemu Gandi. Tap.. Tap.. Tap.. Terdengar langkah kaki menaiki tangga lantai dua. Bella sudah hafal langkah kaki itu, siapa lagi kalau bukan langkah kaki milik pria yang di sukainya. “Malam Om,” sapa Bella yang tengah duduk bersama Dea. “Malam juga Bella,” sahut Gandi. Ia memilih mengecup kening dan pipi putrinya. Bella menelan ludah dan memperhatikannya dari jauh. “Om mau minum kopi a

