❤ 29 || Usaha Rena ||

1805 Kata

Part 29. “Sejak kapan Om di sini?” tanya Bella dengan berbisik. “Kenapa Om suka sekali menerobos masuk ke kamarku!” protesnya. Mereka berdua saling berhadapan, nafas Bella yang berat dapat di rasakan oleh Gandi. Hening. Gandi tidak menjawab. Kedua tangannya menangkup wajah Bella. Menghapus air mata gadis itu. “Om Gandi, kenapa suka sekali diam-diam masuk kamarku!” tanya Bella lagi. Mengalihkan Gandi yang memperhatikannya. Ia tidak suka si Om melihatnya lemah seperti itu. Selama ini Bella selalu terlihat baik-baik saja. Begitu pun saat ini, ia ingin terlihat baik-baik saja. “Ini rumahku Bella, dan akhir-akhir ini, kamarmu menjadi salah satu tempat favoritku di rumah ini!” jawab Gandi. “Kenapa kamu menangis?” Pria itu menahan wajah Bella agar tetap di posisinya. Bella tidak menjawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN