Ruang VIP 8—ruangan itu kacau. Seseorang mengamuk di sana. Ya, seorang tamu yang sudah mendapatkan pelayanan. Namun, meminta lebih. Aileen sudah mendengar semuanya di dalam perjalanan menuju VIP 8. Dia sangat marah karena pria itu melecehkan karyawannya. Tidak ada karyawan yang boleh mengambil pekerjaan di luar menuangkan minuman pada tamu. Pria itu telah melampaui batasan Aileen. Ia meminta satpam melumpuhkan orang itu. Melihat sendiri karyawan yang dilecehkan oleh pria itu. Yang ternyata adalah seorang laki-laki. Tangan Aileen mengepal. Karyawannya sampai menumpahkan air mata di bawah pengawasannya. Ia meminta Erick untuk membawa karyawan itu keluar untuk mendapatkan pengobatan jika di perlukan. Napas Aileen memburu karena amarah. Ia mendekati pria itu, dan memberikan tamparan di pip

