Chapter 33

1724 Kata

Aileen melongo setelah mendengar ucapan Damian. Bisa-bisanya dia berkata dengan amat tenang, sedangkan badai bergejolak di sisi Aileen. Dilihatnya pria itu dengan tatapan tak sedap. “Tidak,” tegasnya. Damian mendekatkan wajahnya ke Aileen. Tatapan matanya mengatakan tak percaya dengan ucapan Aileen. Damian sudah lama mengenal Aileen, sekalinya perempuan itu berbohong pasti ketahuan olehnya. “Begitukah?” “Iya.” “Namun, aku melihat kamu sangat kesal ketika aku tak menyapa.” Sudut bibir Damian menampilkan seringai menggoda. Sementara di pihak lain, tengah merasa gemas dengan tingkah Damian saat ini. Ya, Aileen akui dalam hati kalau ia berbohong. Harga diri harus ia pertahankan di depan pria ini. Memang karena ia ingin melupakan kejadian di restoran tadi, tapi tak disangka Damian datang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN