“Beauty Pie,” ujar Aileen. Sontak tangan Damian berhenti melakukan gerakannya. Beauty Pie? Damian belum pernah Aileen menyebutnya begitu selama mereka bersama. Nama apa itu?! “Beauty Pie? Siapa yang kau maksud? Leen, aku hanya memintamu menyebut namaku ....” Aileen memutar kepalanya. Tatapannya mendarat lembut pada Damian. Nama tersebut baru saja terbesit di pikirannya ketika ia memadukan Damian dengan pie strawberry yang ia makan beberapa hari lalu. Damian adalah pria yang tampan, sedangkan pie strawberry manis dan lembut. Jadi memanggil Damian dengan nama itu akan mengingatkan Aileen pada sebuah pertambahan yakin, Damian ditambah pie strawberry. “Itu nama panggilanmu yang baru, Dam. Bagiku, kau dan pie strawberry adalah sama. Sama-sama tampan dan manis.” Rasanya sesuatu seperti ma

