18b

1008 Kata

Sore harinya kondisi Zia sudah membaik. Tapi meskipun begitu, ia masih diminta untuk istirahat di tempat tidur dan baru boleh kembali beraktivitas keesokan hari. Dokter yang tadi pagi memeriksanya baru saja pulang, setelah sebelumnya melepas infus di tangan Zia. Tadi Zavier juga ikut masuk ke kamar Zia menemani sang dokter. Tapi setelah mendapat sambutan wajah masam dari Zia, Zavier tampaknya sadar dan ikut undur diri begitu dokter selesai memeriksa Zia. Zia sangat bersyukur bahwa Zavier cukup sadar diri dan memilih untuk tidak tetap tinggal di kamarnya. Ia tidak ingin membuang-buang energi dengan bersusah payah mengusir Zavier. “Non Zia, ada temennya di bawah. Mau jenguk katanya.” Bi Inah tiba-tiba muncul di kamar Zia. Hari ini Zia bolos kuliah. Tadi Zia sendiri sudah memberi kabar men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN