Sedangkan di gedung lain kampus. Karel berlarian ke sana kemari mencari Starla. Selain di tempat yang tidak temannya kunjungi, dia terus mencarinya. Setengah jam. Satu jam. Sudah ada dua yang menghubungi. Panggilan dari Bian yang berpasangan dengan Anya. "Halo, Rel. Di tempat klub dia nggak ada. Kata si ... siapa nama lo?" Melirik Anya di sampingnya. "Anya." Lembut dan merasa kelelahan Anya menjawab. "Oh iya si Anya. Ada sebuah pesan yang dikirim seseorang yang ngaku senior. Gue rasa dia dalang di balik semua ini." Bian memberikan kesimpulan, Karel murka. Mereka sekarang berada di pintu masuk, baru saja keluar dari gedung tersebut untuk mencari keberadaan Starla untuk tempat yang terakhir kali cewek itu akan kunjungi. "Iya gimana, dia ada di sana?" Karel berharap begitu. "Nggak

