"Apa?! Ada yang kirim paket teror ke lo?" Starla bangkit dari duduknya sambil masih menempelkan ponsel di telinga kirinya. Keempat cowok yang lagi asik mabar (main game bareng) itu menoleh padanya serentak. Tidak lagi memikirkan game mereka. Kini keempat cowok itu menunggu Starla selesai berbicara pada seseorang di balik telfon. "Siapa yang neror lo?" Bintang beraksi. Starla yang duduk di tempatnya kembali sudah selesai berbincang dengan seorang di sana itu menghela napas berat. "Sora yang diteror." Melirik satu per satu yang menyimak melotot. "Anjir jaman sekarang masih ada teror?" Jeff tidak habis pikir. "Manusia kurang kerjaan banget sih itu. Kalau punya dendam kenapa nggak one by one aja," timpal Abi. "Mana gue tahu. Lagian nggak ada yang mau diteror dengan paket berdarah-darah,

