Elea menunduk. "Aku malu." Genta menatap istrinya sesaat sebelum akhirnya ia merengkuh tubuh Elea untuk masuk ke dalam pelukannya. "Malu apa, Hmm?" Genta menumpukan dagunya di puncak kepala Elea. "Malu karena ternyata aku anak hasil p*********n. Aku malu, Genta. Kamu juga pasti malu kalo orang-orang tau kamu punya istri yang ternyata anak haram." Genta mengurai pelukan mereka lalu mengajak Elea untuk duduk. "Kata siapa aku malu? Nggak kok, aku nggak malu. Mau kamu ternyata bukan anak kandung Om Henry, itu nggak merubah rasa cinta aku ke kamu. Malah, keinginan aku semakin besar untuk membahagiakan kamu." Genta tersenyum sembari mengusap wajah Elea lembut. "Kamu jangan mikir kayak gitu. Kamu bukan anak haram. Kamu—" "Emang bener, Gen. Papa aja nggak tau siapa papa kandung aku, dan mu

