Sonya yang masuk ke dalam ruangan Febi langsung mengaruk pelipisnya. Merasa segan melihat Febi dan Kellan yang sedang bermesraan sekarang. "Feb..." panggil Sonya pelan. Febi yang mendengarnya menatap pada Sonya dan mengangkat sebelah alisnya. "Ya? Ada yang ingin kau katakan?" Tanya Febi. Sonya berdeham pelan. "Aku mau mengatakan, kalau kerja sama antara perusahaan Rafael semua sudah aku urus dan kau tinggal menanda tanganinya," kata Sonya tak menggunakan perkataan formalnya. Febi mendengarnya mengangguk. "Aku akan melihatnya besok. Dan besok atur jadwalku untuk bertemu dengan Rafael," kata Febi yang akan mengurus semusnya besok, untuk sekarang dirinya hanya ingin menikmati waktu bersama suaminya. Dan nanti sore mereka akan ke rumah orangtua Kellan. "Baik. Aku akan mengatakannya. Oh iy

