Fifty Three

1540 Kata

"Aku enggak mau! Aku enggak mau diinjak-injak sama anak cacat itu! Gabriel, apa kamu beneran bakal diam aja ngeliat aku dihina sama dia?!" Gabriel menatap ke arah kakaknya. Hampir semua barang yang ada di dalam ruangan ini sudah berubah menjadi puing-puing yang berserakan di mana-mana. Siapa lagi pelakunya jika bukan wanita yang bahkan saat ini pun tengah berteriak sekuat tenaga? "Kak, duduk dan tenanglah dulu! Kita enggak akan bisa menyelesaikan apapun kalau Kakak selalu pakai emosi." Mendengar ucapannya itu, bukannya menjadi lebih tenang, Glacie malah melotot padanya dan beberapa saat kemudian sebuah vas kayu terlempar ke arah Gabriel. Beruntung Gabriel bisa menghindari dengan cepat hingga vas itu tidak berhasil mengenainya. "Kamu yang bahkan enggak langsung datang setelah aku hubu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN