Chapter 31

2295 Kata

“Memikirkan siapa?” Mendapati Carolina masih saja bungkam dengan menatap kosong pekarangan membuat Arthur khawatir sehingga langsung menyentuh pelan pundaknya sembari berucap. “Sayang.” Sentuhan yang secara tiba-tiba membuat Carolina terperenyak. “Arthur?” Tanpa sadar membulatkan matanya. “Apa yang kau lakukan disini?” Tanyanya dengan nada sinis karena tak suka kesendiriannya terganggu. “Harusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan disini sendirian seperti ini, hum?” Carolina tersenyum. “Tadinya iya, tapi sekarang tidak lagi kan ada kamu bersamaku Arthur.” Menepuk kursi disebelahnya dengan tatapan memohon. “Apa tidurmu tak nyenyak?” Tanpa berkeinginan menjawab, hanya menggelengkan kepala lalu bergelayut manja disepanjang lengan kekar. Sebelah tangan Arthur melingkari posesif sepanj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN