Akhir yang Buruk

1640 Kata

Samuel meletakan piring kecil berisi lilin di antara orang-orang yang sedang duduk menunggu kabar dari Edric, Damar dan Dean yang pergi untuk memperjuangkan hak mereka. Pemuda itu bangkit berdiri sembari menggerakan kepala ke samping melihat Zean dan Roy mendekat dengan mendudukan diri, membagikan roti dan juga mineral pada orang-orang secara merata. Sedangkan, Yanan memberikan mereka permen rasa kafein agar mereka tetap terjaga. Apalagi seperti akan ada insiden besar lagi yang terjadi. Jauh di antara teman-temannya dan orang-orang yang berkumpul itu, Elang sudah menarik diri dengan duduk di atap rumah . Duduk selonjoran kaki dengan bayangan hitam yang kini meliuk-liuk di sebelahnya, menemani pemuda itu. "Tidak ada cara lain selain menyerang mereka balik, kan?" Kata bayangan hitam itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN