Serangan Brutal

1938 Kata

Julian masih duduk membeku di tempatnya, kelopak matanya bergetar dengan perlahan memanas dan basah begitu saja. Pemuda itu merunduk dalam dengan kepalan tangannya yang semakin menguat. Perkataan Drake tadi benar-benar membuatnya hilang kata dan sampai sekarang berusaha mencernanya dengan baik. Soal ayahnya yang kembali hidup dan kebaikan Drake selama ini yang ternyata ada maksud lain. Julian kira, Drake akan berbeda dengan anggota The Ark lainnya yang kejam dan licik. Karena pemuda itu terlihat tulus dan penyayang seperti bukanlah dari kubu musuh. Tapi, nyatanya Drake sama saja. Bahkan, lebih licik dan kotor jalan pikirannya. Kalau saja Julian tahu kalau Lucifer adalah ayahnya sendiri. Ia hanya ingin memeluknya sekali lagi karena merindukannya. Kelegaannya saat mengetahui sang ayah ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN