Epilog

2189 Kata

Elang masih berdiri berhadapan dengan Arthur yang kini tersenyum miring menatapnya. Sosok berambut perak itu perlahan mengibaskan jubahnya membuat benda-benda tajam itu mengarah ke depan Elang. Benda-benda itu langsung membeku tepat di depan kornea mata Elang. Hanya beberapa senti lagi benda itu sudah bisa menembus kedua netranya. Arthur yang melihat refleks yang menakjubkan itu mendecak tidak suka. Kembali melancarkan serangan dengan melayangkan semua daun-daun beku tadi sampai berpuluh-puluhan yang mengambang di udara kini. "Kau akan kesulitan, kau tidak akan bisa menjadi seorang raja dari para vampire. Kau tidak pantas menjadi raja karena insting manusiamu lebih kental dari pada insting vampiremu." Kata Arthur menunjuk wajah Elang tidak sopan. "Terus kau pikir, kau pantas menjadi raj

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN