Chapter 68 – Lena Kristalia

2016 Kata

Aldo ternganga memandangi tempat di mana ia dibawa oleh orang tua kandungnya. Rumah itu sangat mewah. Bahkan lebih mewah daripada rumah milik Revan. “Welcome home, Nak,” ujar Yuli sambil tersenyum memandangi Aldo. “Ayo, kita masuk,” ajak Handrian. Handrian dan Yuli menuntun Aldo memasuki rumah mewah mereka. Aldo kembali takjub melihat seisi rumah. Sia-sia sekali selama ini ia terlahir sebagai anak orang kaya, tetapi malah hidup menderita bersama Revan. “Kamar tidur kamu ada di lantai dua. Kita pakai lift saja dulu, ya. Kaki kamu kan masih sakit. Nanti kalau kaki kamu sudah sembuh, kamu bisa pakai tangga di sebelah sana,” ujar Yuli seraya menunjukkan pada Aldo tangga utama rumahnya yang berkelok. Bahkan tangga rumah itu saja sangat mewah bak tangga di istana. “Ini kamar tidur kamu, Ald

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN