Batas waktu pengumpulan cetak biru sayembara arsitektur yang diadakan oleh Djojodiningrat Corporation semakin mendekati tenggat waktu. Galang dan para rekan arsiteknya sangat sibuk hingga terkadang lupa waktu. Kirana sampai makan hati melihat Galang yang bahkan bisa lupa makan dan mandi. Galang sangat yakin ia dapat memenangkan sayembara itu. Sayang, tiba-tiba saja Sahbudin, arsitek andalannya yang sangat mahir dalam pekerjaannya, mendadak jatuh sakit dan harus berobat ke Singapura sehingga pria itu terpaksa mengundurkan diri dari Harrison Architecture. Saat hari terakhirnya bekerja, Sahbudin sempat memberikan ucapan semoga sukses pada Galang. Walaupun sedih karena arsitek kesayangannya harus mengundurkan diri, Galang tetap mengucapkan terima kasih dan mendoakan Sahbudin agar cepat sembuh,

