Waktu bergulir dari hari ke hari, dan kini Atter semakin terbiasa dengan apa yang sudah terjadi dan apa yang akan terjadi selanjutnya di saat mentari terbit, hingga terbenam. Entah itu angin berembus dari timur ke barat atau sebaliknya, dan dari selatan ke utara dan juga sebaliknya. Seolah satu bulan berada di Dalen Molder saat itu terasa seperti satu tahun dan semua sudah di pahami oleh Atter, meski ia tahu jika pemahamannya hanya sebatas logika darinya yang berjalan karena pada kenyataannya masih banyak tanda tanya yang hadir di sekitaran Atter selama ia menetap di sana. “Atter…” sebuah panggilan yang terdengar pada siang hari itu, membuat Atter mengetahui siapa pemilik suara yang datar tersebut, ia adalah wanita misterius berkulit pucat yang selalu menemani dirinya di setiap saat, yan

