part 46 - Alex said.

1597 Kata

Missha mengerjap-ngerjap kan matanya dan ia langsung melihat Alex yang duduk, entah mengapa Alex terlihat segar dengan kulit yang memerah. "Astaga, akhirnya kau sadar." Syukur Alex dengan wajah yang masih cemas. "A-lex..." Ucap Missha dengan suaranya yang masih lemas, rupanya Missha beberapa hari ini sudah mengidap insomnia parah dan terlalu banyak berpikir sehingga disaat ia emosi seperti tadi ia pun sampai pingsan karena stres emosional. Untungnya saja, pingsannya Missha tidak dikarenakan hipertensi, kalau tidak itu sama saja tanda-tanda terkena stroke. "Maafkan aku Missha, aku tidak bermaksud menjadikanmu seperti ini.," Alex menggelamkan kepalanya di kasur rawat Missha dengan tangan Missha yang ia genggam. "Kalau begitu berhentilah..." Ucap Missha sambil menatap mata Alex denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN