I’m (Not) A Villain | 26

1605 Kata

*** Raja Ziurif menatap heran pada orang asing yang datang menghadap bersama putri sulungnya. Sebelum ini, putri Aura tak pernah membawa siapun secara sembarangan masuk ke istana. Raja bertanya-tanya siapakah gerangan pria bertopong yang sedang putri bawa ini. “Hamba menghadap yang mulia,” salam putri Aura. Begitu juga dengan Rafas. Pria itu mengucapkan salam juga meskipun hanya menundukkan kepala lebih dalam lagi. Ia tidak tahu harus berbuat apa. Tak hanya raja yang merasa heran saat putri Aura membawa seseorang bersamanya. Namun, perdana mentri dan pengikut setianya juga merasa terheran-heran sekaligus penasaran. Diam-diam perdana mentri Basam curiga dengan pria asing itu. Ia yakin wujudnya persis yang Aston ceritakan. Namun, mulut perdana mentri tak bisa asal bicara. Sebab, sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN