Happy Reading *** "Darimana aja?" Jihan menatap mama mertuanya yang kini berdiri khawatir didepan pintu rumah. "Ehehehe...Tadi sempet nyasar ma,Jihan mau ke supermarket depan.Eh pas mau pulang malah lupa jalan." Jihan berdoa memohon ampun pada tuhan untuk memaafkan kebohongannya kali ini. "Astaga! Kenapa gak ngajak bibi keluar atau siapa gitu kek? Kamu kan belum hapal bener jalan berliku yang ada didaerah ini." Jihan menyengir. "Jungmo daritadi gak berhenti buat nyariin kamu,Kita semua khawatir kamu sampe malam gak balik-balik." Tukas mama kemudian mengajak Jihan untuk masuk kedalam rumah. Setelah masuk,Jihan bisa lihat kalau sekarang papa mertuanya menatapnya dengan garang.Jihan jadi takut sendiri,Kalau keluarganya sampai tau dia ketemu sama kakaknya moon Sena.Apakabar dirinya yang

