Happy Reading *** Jihan duduk melamun menatap lurus kedepan tanpa mau menoleh pada Jungmo yang sudah menyenggol bahunya. Pikirannya berkelana mencari siapa perempuan yang menyukai suaminya dan menyakiti Sena? Kenapa semua tambah rumit seperti ini? Haruskah dia mendatangi kembali Sena dengan memanggil beberapa dukun terkenal disini? 'Kamu kenapa?' Ipod Jungmo sudah ada dihadapannya. Laki-laki itu bertanya sembari mengedipkan matanya bingung.Jihan menggeleng pelan menjawab kegusaran Jungmo yang tak henti menatapnya penuh heran. "Nggak apa-apa cuma kelelahan aja." Jawab Jihan yang memang jujur. Lelah karena mikirin kasus Sena dan keterkaitan Jungmo didalamnya.Lelah mikirin mau dikemanain si jabang bayi karena si bapak belum tau apa-apa. Bingung harus percaya sama yang mana? Jihan bu

