"Apa ...?! Aku tidak mengizinkanmu, bagaimana dengan anak-anak jika kau pergi?" "Tapi aku harus tetap pergi, pekerjaanku penting. Kau bisa, 'kan mengurus mereka hanya beberapa hari saja? Seperti sebelum kita menikah, 'kan kau mengurus mereka seorang diri." Alena masih dengan pendiriannya. "Tapi sekarang mereka bergantung padamu." Andre juga tetap pada pendiriannya. "Aku akan tetap pergi, aku hanya memberi tahumu, bukan meminta izinmu!" Alena menatap Andre datar. "Kau tidak perduli dengan anak-anak? Aku tidak percaya kau bersikap seperti ini!" seru Andre. "Aku peduli, tapi hanya untuk beberapa hari saja, anggap saja ini kesempatanmu untuk berbaikan dengan anak-anak agar mereka tidak terus-menerus menjauhimu," ujar Alena. Ucapan Alena ada benarnya juga, jika Alena tidak ada, Andre puny

