45. Peringatan dari Lawan

1370 Kata

Maybe, i looks so crazy! Yang ada dalam pikiran semua orang mungkin keputusan Tari meminta Ratih menemaninya di rumah sama saja seperti mengandangi harimau. Mengeluarkan Arya dari mulut buaya, kini justru Tari yang menceburkan dirinya sendiri di kandang harimau, sama-sama buruknya. Itu pun juga yang membuat semua orang yang mendengarnya melotot tak percaya. Memang apa yang diinginkan Tari dengan meminta Ratih bekerja di rumahnya? Oh, bukannya ia menarik pelakor untuk masuk ke rumahnya sendiri. Ratih tetap datang layaknya ia bekerja di toko, ketika Arya pergi, barulah Ratih akan datang ke rumahnya. Meski tak dipungkiri kadang Tari curiga kalau mereka sempat bertemu di jalan dan saling sapa. Yang diinginkan oleh Tari sangat sederhana, hanya ingin mencerabut paksa Ratih dari depan mata A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN