“Namanya siapa Pak?” tanya perawat yang mengantar stroller berisi bayi mungil dan lucu kedalam kamar Selena. “Axena Keryla Valandriya” jawab Xavier, perawat yang menulis langsung mengernyitkan dahinya karena bingung dengan nama yang susah. “Axena Keryla pake Y, terus Valen.dri.ya” eja Xavier. Mau bagaiamana lagi karena Axena adalah perempuan satu-satunya jadi otomatis semuanya mau nama mereka ada di nama adiknya. “Makasih Pak, saya permisi dulu” ucap perawat tersebut yang diangguki oleh Xavier. “Sayang” panggil Selena dengan suara lemasnya. “Kenapa Sayang?” tanya Xavier langsung berjalan kearah Selena. “Haus” ucap Selena yang diangguki oleh Xavier dan langsing memberikan air botol yang ada di sebelah nakas. “Mau di naikin?” tanya Xavier sambil menunjukkan remote ranjang. “Aku send

