4 bulan kemudian “Mama, gimana?” tanya Deva menatap Selena yang baru keluar dari ruang kelasnya. “Mama belom buka, nanti aja di rumah” jawab Selena santai. “Yah... sekarang aja Mama, penasaran Deva” rengek Deva merangkul lengan Selena. “Tingkahnya, di liatin cewek-cewek nggak malu kamu?” ucap Selena memukul kepala Deva dengan amplop yang berisi tentang pemberitahuan lulus/ tidak lulus. “Mamaa..”rengek Deva. “Udah diem, lagian udah pasti lulus ngapain bingung” jawab Selena santai lalu berjalan dengan Deva yang setia menggandeng tangannya. “Kakak mau pulang apa ikut Mama? Mama ada janjian sama dokter” ucap Selena membuat Deva sedikit bingung. “Mama sakit?” tanya Deva was-was. “Nggak tau, perut Mama nggak enak dari kemaren” jawab Selena yang diangguki oleh Deva. “Mama hamil mungkin”

