“Sayang, aku tadi udah telfon Guru Aydin buat izin nggak masuk karena sakit” ucap Selena sambil memasangkan dasi di kerah kemeja Xavier. “Mau di bawa ke Dokter?” tanya Xavier yang di jawab gelengan oleh Selena. “Nggak panas banget, cuman anget sama pusing. Besok kalo belum sembuh baru di bawa ke Dokter” ucap Selena yang diangguki oleh Xavier. “Aku nanti pulang telat, kamu langsung tidur aja nggakpapa.” ucap Xavier yang diangguki oleh Selena. “Jadwal bulan ini udah di kirim sama Restu ke email kamu, jadi jangan mikirin yang macem-macem” lanjut Xavier sambil menangkup pipi Selena lalu mencium bibirnya dengan lembut. Laki-laki yang benar-benar mencintaimu tidak akan pernah membiarkanmu merasa bersaing dengan perempuan lain. “Kenapa nggak macem-macem sih, kan biar enak gituloh akunya ja

