Senja yang hangat menyapa saat Ludovic dan Elle melangkah masuk ke rumah. Mereka saling bertukar senyum, sebuah rahasia yang hanya mereka berdua yang mengerti. “Mama, Papa, kami ada sesuatu yang ingin kami beritahu,” kata Ludovic, suaranya mencerminkan kegembiraan dan sedikit kegugupan. Fabiano dan Flavia, yang sedang duduk di ruang tamu, menoleh dengan rasa penasaran. “Ada apa, anak-anak?” tanya Flavia, mengatur kacamatanya. Elle menarik nafas, menggenggam tangan Ludovic. “Papa, Mama, kami... Ludovic dan aku... kami sekarang berpacaran.” Ada hening sejenak. Fabiano dan Flavia saling pandang, mencoba mencerna informasi itu. “Berpacaran?” Flavia akhirnya berkata, suaranya penuh kehati-hatian. “Kalian berdua?” Ludovic mengangguk, tersenyum lebar. “Ya, Mama. Kami sudah memikirkannya mat

