Bab 15 : Kekecewaan sang anak

1028 Kata

"Kenapa kamu memasang wajah jelek? Memangnya aku akan kasian kepadamu?" tanya Fabiano. Ludovic mengusap air matanya dan terus memandang wajah papa kandungnya, andai dia bisa mengatakan jika pria itu adalah papa kandungnya pasti hatinya akan senang sekali. Sayangnya Ludovic sudah berjanji kepada sang mama jika tidak akan mengungkit masalah papa kandungnya lagi. Kakek datang dan melihat cucunya menangis, sedangkan Fabiano sudah keluar dari kedai es krim tersebut, mata Ludovic masih memandang ke arah Fabiano sampai pria itu masuk ke dalam mobilnya. Selina mengambil sejumlah uang dan dia berikan kepada bocah kecil tersebut, suaminya memang punya kesabaran setipis tisu dan tidak bisa membayangkan jika punya anak sendiri akan bagaimana. "Maafkan suamiku! Ini uang untukmu, sekali lagi aku m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN