Pedro POV Rasa seperti mimpi. Sulit dipercaya kalau aku telah menikah dengan k*****t tua bangka itu. Apalagi sekarang aku harus melihatnya setiap saat di sekitarku. Untungnya dia mau menungguku hingga lulus sekolah, bukannya nekat menikah pada hari itu juga.. api tetap saja, rasanya aku agak menyesal menikah dengannya. Soalnya .... "Gyaaaaaaaa!? Menyingkir kau!!" teriakku refleks, terkejut dengan apa yang ia lakukan padaku. Baru saja kukatakan dan ia sudah membuatku semakin menyesal menerimanya. Maksudku, kami baru saja tiba di kepulauan Karibia, belum sampai satu jam dan ia sudah memaksaku bermain dua ronde. Berlanjut dengan serangan mendadak saat aku sedang mandi. Ya, aku tadi sedang mengeluh sambil shower-an dan Agusta sialan itu mendadak masuk meremas pantatku. Ia tersenyum sok
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


