" Tentu Putri, semoga perjalanan anda lancar dan tenang" kata Leonel. Mereka berangsur pergi. Ronald baru sampai ketika perbincangan sudah usai. Dia bahkan hanya bertemu sekilas dengan Putri Keira di pintu mansion. " Ada apa?" Tanya Ronald. Darius berdiri dengan muka marahnya yang ketara. Leonel hanya membiarkan Darius meluapkan emosinya karena dia tahu betapa bencinya dia dengan Keira meskipun dia belum tahu alasanya yang Leonel tahu adalah karena dia merebut tahta putri Jesslyin. Bagi Darius Jeslyin adalah anaknya, Jeslyin sangat berarti untuknya dan apa yang terjadi beberapa tahun silam membuatnya murka terhadap Keira. " Darius, pergilah ke camp dan luapkan emosimu. Setelah itu katakan padaku kenapa kau membencinya dan masa lalumu denganya. Wajahmu sangat menakutkan ketika seperti

