Arsyi pov " Kau gila!" Pekik Bea kaget ketika lagi-lagi aku memintanya untuk membayar ongkos taksiku. Jarak yang kutempuh lumayan jauh jadi tentu saja ongkos taksi mahal. Aku tidak memiliki pilihan lain. " Maaf, besok aku ganti, semua totalnya" kataku pelan. Bea mengeluarkan uangnya lalu memintaku masuk ke dalam apartmenya. Dia masih mengomel tidak jelas tentang kelakuanku. Dan dia masih merantapi uangnya yang kalau aku tidak salah sebanyak 179 dolar. Oh, ayolah bahkan harga baju dalamku lebih dari itu kurasa. Leonel memiliki selera yang mahal bahkan untuk gaun malam yang hanya akan berakhir dengan robek dan mengenaskan. " Baiklah, ceritakan apa yang sebenarnya terjadi diantara kalian?" Kata Bea. Aku tidak memperdulikannya dan berlalu begitu saja menuju dapur kecil milik Bea. Mengambil

