BAB 41.

2490 Kata

kita putus saja. Dan jangan temui aku lagi. "Yak" "Aishhh benarkah. Dasar pria menyebalkan" "Ya ampun, tinggalkan saja pria seperti itu kenapa seenaknya memutuskan dan berkencan dengan wanita lain" "Dasar pria tidak tahu diri" "Pria menyebalkan. Seharusnya mati saja dia" "Kalau aku jadi kau, aku pasti sudah menendangnya sampai wajahnya membiru" Hera menggerutu kesal melihat drama favoritenya yang tayang setiap jam 09.00 pagi. "Aku tidak habis pikir kenapa wanita ingin sekali bertahan pada pria yang kerap kali menyakiti hatinya. Apa dia tidak punya otak!" Hera memakan buah kiwi yang berada di atas meja di dalam sebuah mangkok yang ia potong kecil-kecil dengan perasaan marah. Matanya memancar kemarahan yang begitu besar pada sosok actor pria di dalam drama tersebut. "Ha! Sekaran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN