Faza terbahak saat Angel merengek 'lagi' padanya. Saking gemasnya dengan sang istri, tangannya yang melingkar dileher wanitanya itu naik, mengacak rambut di kepala sang istri. "Katanya nggak fungsi?" goda Faza. Laki-laki itu mencubiti pipi Angel yang mengembang karena banyaknya porsi makan wanita itu sekarang. Gemas sekali dia. Mungkin ini kali ya keuntungan menikahi wanita yang usianya jauh dibawah dia, batin Faza. "Mas.." rengek, Angel. Angel mengguncangkan tubuh Faza yang ia peluk, membuat suaminya itu terkekeh, merasa sebagai pemenang dalam pertarungan sengit tak bermutu nya. "Udah, Sayang. Kecapekan kamunya ntar, Ngel. Besok lagi ya. Sekarang Mami istirahat dulu. Sini Papi pakein bajunya." Angel menggelengkan kepalanya cepat. Tangannya semakin erat memeluk tubuh telanjang Faza

