Lovita sangat menyukai ballroom di hotel ini dan dia berharap bisa membuat fashion shownya disini. Tempatnya luas dan menyediakan satu ruangan untuk backstage. Tapi sayangnya biaya sewanya sangat tinggi dan uang mukanya juga cukup besar. Lovita sedikit merasa pesimis ia akan mendapatkan tempat ini. Dia pikir akan mendapatkan harga sewa yang cukup dengan tabungannya. Leo sudah menawarkan bantuan, tapi Lovita menolaknya. Dia tidak mau meminta bantuan siapa pun untuk urusan uang. Mereka pulang dengan tangan kosong. Dan artinya mereka harus mencari tempat yang lebih murah untuk acaranya. Leo menyarankan Lovita untuk makan terlebih dahulu. Namun, ia menolak karena perasaannya yang sedang tidak enak. Lagi juga tubuhnya sudah terasa lelah dan pening. Dia ingin cepat sampai rumah dan tidur.

