My lovely Ghost Bab 22 Pagi itu Calvino terlihat bersemangat, ia masuk ke dalam galerinya disambut Rhea yang sedang merapikan tempat itu. "Pagi, Rhea!" Sapa Calvino, dan memberikan satu cup kopi untuk gadis itu. "Wah, kau tampak bersemangat, Cal. Apakah ada kabar baik?" Rhea menghampiri Calvino, yang langsung menuju meja lukisnya itu. "Hmm, semoga ini kabar baik, Rhea. Kau ingat gadis yang kuceritakan tempo hari?" Jantung Rhea seketika berdegup tak tenang, saat Calvino membicarakan tentang gadis itu. "Jadi, kau menemukannya?" Tanya Rhea lirih. Akhirnya apa yang ia cemaskan selama ini terjadi juga. Calvino tak pernah sesenang itu saat mendapat model untuk lukisannya. "Ya, semalam kami bertemu. Kau akan menyukainya, Rhea. Zelena gadis yang menarik, dia pintar juga cantik." Rhea me

